- 1 ekor ayam ukuran sedang (potong 8–10 bagian)
- 1 liter minyak goreng baru (minyak sawit atau kanola)
- Air es secukupnya (untuk perendaman)
- 5 siung bawang putih, haluskan
- 1 sdm ketumbar bubuk
- 1 sdt merica bubuk
- 2 sdt garam halus
- 1 sdt kaldu ayam bubuk (opsional)
- 100 ml susu cair dingin atau buttermilk
- 250 gr tepung terigu protein tinggi
- 100 gr tepung maizena
- 2 sdt baking powder
- 1 sdt bawang putih bubuk
- 1 sdt paprika bubuk
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt merica bubuk
- Cuci bersih ayam, lalu keringkan hingga tidak ada air tersisa.
- Campurkan semua bahan marinasi dalam wadah besar hingga rata.
- Masukkan ayam ke dalam bumbu, aduk hingga seluruh permukaan ayam terlapisi.
- Tutup wadah dan simpan di kulkas minimal 2 jam, idealnya semalaman.
- Campurkan semua bahan pelapis kering dalam wadah besar.
- Aduk rata hingga tidak ada gumpalan dan bumbu tercampur merata.
- Ambil satu potong ayam dari marinasi, tiriskan cairan berlebih.
- Gulingkan ayam ke dalam tepung sambil ditekan ringan.
- Celupkan ayam ke dalam air es selama 1–2 detik.
- Gulingkan kembali ke dalam tepung, remas dan cubit ringan agar terbentuk lapisan keriting.
- Ulangi hingga semua ayam selesai dilumuri.
- Panaskan minyak dengan api sedang hingga benar-benar panas.
- Masukkan ayam satu per satu, jangan terlalu penuh.
- Goreng selama 10–15 menit hingga ayam matang dan kecokelatan.
- Angkat dan tiriskan.
- Goreng tahap kedua selama 30–60 detik dengan minyak lebih panas untuk hasil ekstra renyah.
- Angkat dan tiriskan kembali sebelum disajikan.
- Pastikan ayam benar-benar kering sebelum dimarinasi.
- Gunakan teknik double-dipping untuk kerenyahan tahan lama.
- Jangan menggoreng terlalu banyak ayam sekaligus.
- Tambahkan sedikit tepung beras atau sagu jika ingin tekstur lebih ringan.