{
"bahan_utama": "
- 1 ekor ayam kampung atau ayam potong (±1 kg), potong 12–14 bagian
- 3 ikat besar daun kemangi, petik daunnya
- 5 batang daun bawang, iris serong
- 2 batang serai, memarkan
- 4 lembar daun jeruk purut, sobek-sobek
- 2 lembar daun pandan, ikat simpul (opsional)
- 1 buah jeruk purut atau jeruk nipis, peras airnya
- 200 ml air
- Minyak goreng secukupnya
- Garam secukupnya (±1–2 sdt)
- Gula pasir secukupnya (±1 sdt)
",
"bahan_bumbu_halus": "
- 15 buah cabai rawit merah
- 10 buah cabai merah keriting
- 10 butir bawang merah
- 6 siung bawang putih
- 4 cm kunyit, bakar sebentar
- 3 cm jahe
- 3 cm lengkuas
- 3 butir kemiri, sangrai
",
"steps_persiapan": "
- Lumuri ayam dengan air jeruk purut/nipis dan sedikit garam.
- Diamkan 15 menit untuk menghilangkan bau amis, lalu bilas bersih.
- Haluskan seluruh bumbu halus menggunakan blender atau ulekan.
",
"steps_menumis_bumbu": "
- Panaskan minyak secukupnya di wajan.
- Tumis bumbu halus bersama serai dan daun jeruk.
- Masak dengan api sedang-kecil hingga bumbu matang, harum, dan berminyak (±10–15 menit).
",
"steps_memasak_ayam": "
- Masukkan potongan ayam ke dalam tumisan bumbu, aduk hingga terlumuri rata.
- Tumis ±5 menit sampai ayam berubah warna.
- Tuang air, tambahkan garam dan gula.
- Tutup wajan, masak dengan api kecil hingga ayam empuk dan kuah menyusut (ayam kampung ±30–40 menit, ayam potong ±20–25 menit).
",
"steps_akhir": "
- Naikkan api ke sedang.
- Masukkan sebagian besar daun kemangi dan irisan daun bawang.
- Aduk cepat 1–2 menit hingga layu, lalu matikan api.
- Koreksi rasa.
",
"steps_penyajian": "
- Sajikan Ayam Woku Kemangi di piring saji.
- Taburi sisa daun kemangi segar di atasnya.
- Hidangkan dengan nasi putih hangat dan lalapan segar.
"
}