{
"bahan_utama": "
- 200 gram bihun kering (rendam air hangat hingga lunak, tiriskan)
- 150 gram dada ayam, potong dadu kecil
- 100 gram udang kupas (opsional)
- 2 butir telur, kocok lepas
- 100 gram kol, iris halus
- 1 buah wortel, serut atau potong korek api
- 50 gram sawi hijau, potong-potong
- 3 batang daun bawang, iris serong
- 2 batang seledri, iris halus (taburan)
- Bawang goreng secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
",
"bahan_bumbu_halus": "
- 5 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 3 butir kemiri, sangrai
- 1/2 sdt merica butir
- 1 sdt ebi (udang kering), rendam air panas dan tiriskan
",
"bahan_bumbu_pelengkap": "
- 3 sdm kecap manis
- 2 sdm kecap asin
- 1 sdm saus tiram
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt gula pasir
- Kaldu bubuk ayam secukupnya (opsional)
",
"steps_membuat": "
- Persiapan Awal: Rendam bihun dengan air hangat ±10 menit hingga lunak, tiriskan, beri sedikit minyak agar tidak lengket. Haluskan semua bumbu halus dan siapkan bahan lainnya.
- Tumis Bumbu & Protein: Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Masukkan ayam, masak hingga berubah warna. Tambahkan udang, masak hingga matang. Angkat dan sisihkan.
- Orak-arik Telur: Tambahkan sedikit minyak, masukkan telur kocok, orak-arik hingga matang kasar.
- Tumis Sayuran: Masukkan wortel, tumis sebentar. Tambahkan kol dan sawi hijau, tumis cepat dengan api besar agar tetap renyah.
- Gabungkan Semua Bahan: Masukkan kembali ayam dan udang, lalu bihun. Tambahkan kecap manis, kecap asin, saus tiram, garam, gula, dan kaldu bubuk. Aduk cepat hingga bumbu merata.
- Penyelesaian: Masukkan daun bawang, aduk sebentar. Koreksi rasa, matikan api.
- Sajikan: Sajikan bihun goreng kampung dengan taburan seledri dan bawang goreng.
",
"steps_tips": "
- Gunakan api besar saat menggoreng agar bihun tidak lembek.
- Jangan terlalu banyak air saat merendam bihun.
- Ebi adalah kunci rasa gurih khas kampung.
- Aduk bihun dengan capit agar tidak hancur.
- Masukkan bihun terakhir agar teksturnya tetap kenyal.
"
}