{
"bahan_kulit_dadar": "
- 200 gram tepung terigu protein sedang
- 2 sdm tepung tapioka / sagu
- 2 butir telur ayam
- 500 ml santan sedang
- 100 ml air daun pandan/suji
- 1/2 sdt garam
- 2 sdm minyak sayur
- Minyak secukupnya untuk mengoles wajan
",
"bahan_unti_kelapa": "
- 200 gram kelapa parut kasar (setengah tua)
- 150 gram gula merah, sisir halus
- 100 ml air
- 2 lembar daun pandan, ikat simpul
- Sejumput garam
",
"steps_unti_kelapa": "
- Campurkan gula merah, air, daun pandan, dan garam dalam panci. Masak dengan api kecil hingga gula larut.
- Saring larutan gula untuk menghilangkan kotoran.
- Masak kembali larutan gula dengan api sedang, lalu masukkan kelapa parut.
- Aduk terus hingga cairan menyusut, kelapa kering, dan berwarna kecokelatan mengilap.
- Angkat dan dinginkan unti kelapa sebelum digunakan.
",
"steps_kulit_dadar": "
- Campurkan tepung terigu, tepung tapioka, dan garam dalam mangkuk. Aduk rata.
- Kocok lepas telur, lalu campurkan santan, air pandan, dan minyak sayur.
- Tuang campuran cair ke bahan kering sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan halus dan encer.
- Saring adonan, lalu diamkan minimal 30 menit.
- Panaskan wajan anti lengket dengan api sedang cenderung kecil, olesi tipis minyak.
- Tuang satu sendok sayur adonan, putar wajan hingga membentuk lapisan tipis.
- Masak hingga permukaan kering dan pinggiran terlepas, angkat tanpa dibalik.
- Ulangi hingga adonan habis, tumpuk kulit dengan alas agar tidak lengket.
",
"steps_menggulung": "
- Ambil satu lembar kulit dengan sisi halus menghadap ke bawah.
- Letakkan 1–1,5 sdm unti kelapa di tengah secara memanjang.
- Lipat sisi kiri dan kanan ke tengah.
- Gulung dari bawah dengan rapat hingga berbentuk gulungan rapi.
- Sajikan dadar gulung tanpa perlu tusuk gigi.
"
}