- 300 gram nasi putih dingin (nasi semalam)
- 200 gram mi kuning telur atau mi instan tanpa bumbu
- 200 gram daging ayam fillet, potong dadu kecil
- 100 gram udang kupas (opsional)
- 2 butir telur, kocok lepas
- Minyak goreng secukupnya
- 3 siung bawang putih, cincang halus
- 5 butir bawang merah, iris tipis
- 2 sendok makan kecap manis
- 1 sendok makan kecap asin
- 1 sendok teh saus tiram
- Garam secukupnya
- Merica secukupnya
- Kaldu bubuk secukupnya
- 2 batang daun bawang, iris serong
- 100 gram kol, iris halus
- 50 gram wortel, iris korek api
- Acar timun dan wortel
- Kerupuk udang atau emping
- Irisan mentimun dan tomat
- Sambal sesuai selera
- Bawang goreng untuk taburan
- Persiapan Awal: Rebus mi hingga setengah matang (al dente), tiriskan dan beri sedikit minyak. Gunakan nasi dingin agar tidak lembek.
- Masak Protein: Panaskan minyak, tumis ayam hingga matang. Tambahkan udang, masak hingga berubah warna. Angkat dan sisihkan.
- Tumis Bumbu: Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum dan keemasan.
- Orak-arik Telur: Geser bumbu ke pinggir wajan, tuang telur, orak-arik hingga setengah matang lalu campur dengan bumbu.
- Masukkan Sayuran: Tambahkan wortel dan kol, tumis sebentar hingga agak layu namun tetap renyah.
- Masukkan Nasi dan Mi: Naikkan api besar, masukkan nasi dan mi. Aduk cepat hingga tercampur rata.
- Bumbui: Tambahkan kecap manis, kecap asin, saus tiram, garam, merica, dan kaldu bubuk. Aduk hingga warna dan rasa merata.
- Penyelesaian: Masukkan kembali ayam, udang, dan daun bawang. Aduk sebentar hingga panas merata, lalu matikan api.
- Sajikan: Sajikan nasi goreng mawut selagi panas dengan pelengkap.
- Gunakan nasi semalam untuk hasil nasi goreng mawut yang tidak lembek.
- Masak dengan api besar untuk aroma wok hei yang khas.
- Mi sebaiknya direbus setengah matang agar tidak hancur saat digoreng.
- Aduk cepat agar nasi dan mi tercampur rata tanpa menggumpal.
- Koreksi rasa di akhir agar seimbang antara gurih dan manis.