{
"bahan_utama": "
- 1 ekor ayam kampung ukuran sedang (potong 8–10 bagian)
- 1 kg beras basmati atau beras premium, cuci bersih dan rendam 30 menit
- 100 ml minyak samin (ghee) atau minyak sayur
- 1.5 liter air atau kaldu ayam
- 200 ml santan kental (opsional)
",
"bahan_bumbu_halus": "
- 10 butir bawang merah
- 6 siung bawang putih
- 5 cm jahe
- 4 cm kunyit bakar
- 1 sdm ketumbar butir
- 1 sdt jintan
- 1/2 sdt merica butir
- 3 butir kemiri sangrai
",
"bahan_rempah_cemplung": "
- 5 butir kapulaga
- 5 butir cengkeh
- 3 cm kayu manis
- 2 batang serai, memarkan
- 3 lembar daun salam
- 5 lembar daun jeruk purut
- Garam dan gula pasir secukupnya
",
"bahan_pelengkap_penyajian": "
- Acar mentimun dan wortel
- Bawang goreng
- Emping melinjo atau kacang goreng
- Sambal rawit atau sambal dabu-dabu
- Kerupuk (opsional)
",
"steps_mengolah_ayam": "
- Panaskan 3 sdm minyak samin dalam wajan besar.
- Tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk, daun salam, kayu manis, kapulaga, dan cengkeh hingga harum.
- Masukkan potongan ayam, aduk hingga berubah warna dan terlumuri bumbu.
- Tambahkan air hingga ayam terendam, beri garam dan gula secukupnya.
- Rebus dengan api sedang hingga ayam empuk dan bumbu meresap.
- Angkat ayam dan pisahkan dari kuahnya (kuah digunakan untuk memasak nasi).
- Opsional: goreng ayam sebentar hingga kecokelatan untuk tekstur lebih renyah.
",
"steps_memasak_nasi": "
- Panaskan sisa minyak samin dalam panci besar atau rice cooker.
- Tumis sisa rempah cemplung hingga harum.
- Masukkan beras yang sudah direndam dan ditiriskan, aduk beberapa menit hingga sedikit transparan dan berminyak.
- Tuangkan sekitar 1.2 liter kuah kaldu ayam dan santan.
- Sesuaikan takaran cairan (rasio umum 1:1.5 antara beras dan cairan).
- Aduk rata, tambahkan garam jika perlu, lalu biarkan mendidih.
- Masak hingga nasi matang dan air terserap sempurna.
- Sajikan nasi kebuli bersama ayam dan pelengkap.
"
}