{
"bahan_kaldu": "
- 500 gram tulang ayam (cakar ayam atau tulang punggung)
- 200 gram daging ayam (paha atau dada)
- 1 buah bawang bombay, potong kasar
- 4 siung bawang putih, memarkan
- 1 ruas jahe, iris tipis
- 2 batang daun bawang (bagian putih)
- 3 liter air
- 4 sdm kecap asin Jepang (shoyu) atau kecap asin biasa
- 2 sdm mirin (atau 1 sdm gula pasir + 1 sdm air)
- 1 sdt garam (sesuai selera)
- 1 sdt kaldu ayam bubuk (opsional)
",
"bahan_mie_dan_pelengkap": "
- 200 gram mie telur segar atau mie ramen kering
- 2 butir telur ayam
- 100 gram jamur shimeji atau jamur kancing
- 2 ikat bayam atau pakcoy
- 4 slice daging ayam suwir (dari ayam rebusan kaldu)
- Nori secukupnya
",
"steps_kaldu": "
- Masukkan tulang ayam ke panci berisi air dingin, rebus hingga mendidih selama 5 menit, lalu buang airnya.
- Bilas tulang ayam, masukkan kembali ke panci dengan 3 liter air baru.
- Tambahkan daging ayam, bawang bombay, bawang putih, jahe, dan daun bawang.
- Didihkan, kecilkan api, lalu masak dengan api sangat kecil selama ±2 jam. Buang busa yang muncul.
- Angkat daging ayam dan sisihkan. Saring kaldu hingga bersih.
- Masukkan kembali kaldu ke panci, tambahkan kecap asin, mirin, garam, dan kaldu bubuk. Koreksi rasa.
",
"steps_topping": "
- Rebus telur selama 6–7 menit, rendam air es, kupas, lalu belah dua.
- Rebus atau kukus bayam/pakcoy dan jamur sebentar, lalu tiriskan.
- Suwir-suwir daging ayam rebusan.
- Potong nori sesuai selera.
",
"steps_penyajian": "
- Rebus mie sesuai petunjuk kemasan, tiriskan.
- Bagi mie ke dalam dua mangkuk.
- Tuang kuah ramen panas hingga menutupi mie.
- Susun topping ayam, sayuran, jamur, telur, dan nori di atasnya.
- Sajikan selagi panas. Bisa ditambahkan wijen sangrai atau cabai sesuai selera.
",
"steps_tips": "
- Gunakan api kecil saat memasak kaldu agar kuah tetap bening.
- Blanching tulang ayam penting untuk menghilangkan bau dan kotoran.
- Sajikan ramen saat semua komponen masih panas untuk rasa maksimal.
"
}