{
"bahan_utama": "
- 750 gram daging kambing (campur tulang iga atau has dalam), potong dadu
- 100 gram kol, iris kasar
- 2 buah tomat merah, potong wedges
- 2 batang daun bawang, iris serong
- 2 lembar daun salam
- 3 lembar daun jeruk
- 1 batang serai, memarkan
- 400 ml santan sedang (dari 1/2 butir kelapa)
- 500 ml air kaldu atau air biasa
- 3 sdm kecap manis (sesuai selera)
- 2 sdm minyak untuk menumis
- Garam dan gula pasir secukupnya
",
"bahan_bumbu_halus": "
- 8 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 5 buah cabai merah keriting (sesuai selera pedas)
- 3 butir kemiri, sangrai
- 2 cm kunyit, bakar sebentar
- 2 cm jahe
- 1 sdt ketumbar bubuk
- 1/2 sdt merica butiran
",
"bahan_pelengkap": "
- Emping goreng atau kerupuk
- Bawang goreng untuk taburan
- Irisan cabai rawit
",
"steps_memasak": "
- Melunakkan Daging: Cuci bersih daging kambing. Rebus atau presto dengan daun salam dan serai selama 20–30 menit hingga empuk. Jika tanpa presto, gunakan metode 5-30-7. Simpan air rebusan sebagai kaldu, lalu tiriskan dan potong sesuai selera.
- Menumis Bumbu: Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk, dan serai hingga harum dan matang serta mengeluarkan minyak.
- Memasak Daging: Masukkan daging ke dalam tumisan, aduk rata. Tambahkan kecap manis dan masak 2–3 menit hingga meresap.
- Menambahkan Kuah dan Santan: Tuangkan air kaldu dan santan. Aduk perlahan agar santan tidak pecah. Tambahkan garam dan gula, masak dengan api kecil hingga mendidih dan bumbu meresap. Koreksi rasa.
- Menambahkan Sayuran: Masukkan kol, tomat, dan daun bawang. Masak 2–3 menit saja agar tetap renyah, lalu matikan api.
- Penyajian: Sajikan panas dalam mangkuk, taburi bawang goreng, dan hidangkan dengan nasi putih hangat serta pelengkap.
",
"steps_tips": "
- Gunakan daging kambing muda agar lebih cepat empuk dan tidak prengus.
- Jangan memasak santan dengan api besar agar tidak pecah.
- Masukkan sayuran terakhir agar tetap segar dan renyah.
- Koreksi rasa sebelum menambahkan sayuran agar bumbu sudah seimbang.
"
}