{
"bahan_utama": "
- 200–250 gr spaghetti gandum durum
- 150 gr guanciale (atau pancetta sebagai pengganti)
- 2 butir kuning telur
- 1 butir telur utuh ukuran besar (suhu ruang)
- 50 gr keju Pecorino Romano, parut halus
- Lada hitam butiran, giling kasar secukupnya
- Garam secukupnya untuk merebus pasta
",
"bahan_catatan_bahan": "
- Tidak menggunakan krim, bawang putih, atau jamur dalam resep autentik.
- Parmigiano-Reggiano dapat digunakan sebagai alternatif Pecorino Romano (atau campuran keduanya).
- Hindari bacon biasa karena rasa asap terlalu dominan.
",
"bahan_alat_diperlukan": "
- Panci besar untuk merebus pasta
- Wajan besar
- Mangkuk untuk mencampur telur dan keju
- Parutan keju
- Capit pasta atau garpu
",
"steps_memasak": "
- Mise en Place: Potong guanciale menjadi kotak kecil atau batang tipis. Kocok 2 kuning telur dan 1 telur utuh hingga tercampur. Tambahkan sebagian besar keju parut dan lada hitam kasar, aduk hingga membentuk pasta kental. Sisihkan.
- Masak Guanciale & Pasta: Panaskan wajan dengan api sedang-rendah. Masukkan guanciale tanpa minyak dan masak hingga garing dan lemaknya keluar. Matikan api. Rebus spaghetti dalam air asin hingga al dente.
- Penyatuan Pasta: Ambil ±1 cangkir air rebusan pasta. Tiriskan spaghetti lalu masukkan ke wajan berisi guanciale. Aduk cepat hingga pasta terlumasi lemak.
- Membuat Saus: Tuang 2–3 sdm air pasta panas ke campuran telur sambil diaduk cepat. Tuangkan campuran ini ke spaghetti, aduk cepat dan terus-menerus hingga saus creamy terbentuk. Tambahkan air pasta sedikit demi sedikit bila perlu.
",
"steps_tips": "
- Gunakan api sangat rendah atau angkat wajan dari kompor saat mencampur telur.
- Aduk cepat agar telur tidak berubah menjadi orak-arik.
- Kunci saus creamy ada pada panas pasta dan air rebusan yang mengandung pati.
- Sajikan segera dengan taburan keju dan lada hitam tambahan.
"
}