{
"bahan_utama_marinasi": "
- 1 ekor ayam kampung muda atau ayam broiler ukuran sedang
- 2 sdm air jeruk nipis
- 1 sdt garam
- 500 ml santan kelapa kental
- 2 lembar daun salam
- 2 batang serai, memarkan
- 3 cm lengkuas, memarkan
",
"bahan_bumbu_halus_ungkep": "
- 10 buah cabai merah keriting
- 8 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 4 butir kemiri, sangrai
- 3 cm kencur
- 2 cm kunyit, bakar sebentar
- 1 sdt terasi bakar atau goreng
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt gula merah
",
"bahan_olesan_pelengkap": "
- 4 sdm kecap manis (opsional)
- 2 sdm minyak kelapa atau minyak sayur
- Minyak untuk menumis
- Tusuk sate atau tusuk bambu panjang
",
"steps_marinasi": "
- Cuci bersih ayam, lalu lumuri dengan air jeruk nipis dan garam.
- Remas merata dan diamkan 15–20 menit untuk menghilangkan bau amis.
- Bilas dengan air bersih lalu tiriskan.
",
"steps_ungkep": "
- Tumis bumbu halus bersama daun salam, serai, dan lengkuas hingga harum.
- Masukkan ayam, aduk hingga terlumuri bumbu.
- Tuangkan santan kental perlahan.
- Masak dengan api kecil 30–45 menit hingga santan menyusut dan bumbu meresap.
- Balik sesekali agar tidak gosong hingga ayam berwarna kuning kecokelatan.
",
"steps_membakar": "
- Siapkan bara arang atau grill pan.
- Olesi panggangan dengan minyak agar tidak lengket.
- Letakkan ayam di atas panggangan yang sudah panas.
- Olesi ayam dengan campuran minyak dan sisa bumbu atau kecap manis.
- Gunakan tusuk sate panjang untuk membantu membalik ayam.
- Bakar sambil dibalik berkala hingga kecokelatan dan sedikit gosong dengan aroma smokey.
",
"bahan_sambal_plecing": "
- 10 cabai rawit merah
- 2 tomat merah kecil
- 2 siung bawang merah
- 1/2 sdt terasi bakar
- Perasan 1 jeruk limau
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
",
"steps_sambal_plecing": "
- Rebus cabai, tomat, dan bawang merah hingga lunak.
- Ulek kasar bersama terasi, garam, dan gula.
- Tambahkan perasan jeruk limau terakhir agar rasa segar tetap terasa.
- Jangan blender agar tekstur tetap kasar dan autentik.
"
}